Bupati Pasuruan Resmikan MCK Santri Asrama D Pesantren Ngalah

Ngalah - Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf meresmikan sarana sanitasi dan MCK (mandi, cuci, kakus) bagi 331 santriwati Pondok Pesantren Darut Taqwa Ngalah, Purwosari, Jumat (21/08).

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Maidi Oktarina, Asisten Deputi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI untuk Urusan Ketahanan Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak dan Kesehatan Lingkungan, kemudian John Hanson selaku Direktur Kantor Lingkungan USAID, Arif Lukman Hakim selaku LSM IWINS, serta Pengasuh Ponpes Ngalah, KH Sholeh Badruddin.

Romo Kyai berfoto bersama Bupati Pasuruan dan tamu undangan

Menurut Irsyad, Pembangunan sarana sanitasi dan MCK itu sendiri merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan United States Agency for International Development (USAID). Ponpes Ngalah adalah salah satu dari 3 ponpes di Pasuruan yang menjadi sasaran dari program tersebut.

“Saya sangat berterima kasih untuk Pemerintah Amerika Serikat yang memiliki program peduli akan sanitasi dan penyediaan air bersih di Kabupaten Pasuruan. Kebetulan Kabupaten Pasuruan ini tempatnya air, jadi saya pastikan bahwa masyarakat banyak yang sudah memahami program tersebut,” kata Irsyad dalam sambutannya.

Bahkan, khusus untuk urusan sanitasi dan air bersih, Pemkab Pasuruan juga berupaya keras meraih Swasti Saba, sebuah penghargaan di bidang kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI. Oleh karenanya, dirinya memohon doa kepada seluruh masyarakat agar penghargaan tersebut dapat diraih pada tahun ini.

“Mudah-mudahan saja kita dapatkan penghargaan tahun ini juga, karena tim verifikasi saat ini tengah melakukan sekaligus penilaian lapangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Maidi menambahkan, Indonesia memiliki permasalahan di bidang ketersediaan air bersih maupun sanitasi. Untuk ketersediaan air sendiri masih mencapai 70%, begitu juga dengan sanitasi yang masih di kisaran 60%.

“Tahun 2019 kita harus mencapai Universal Akses untuk air bersih dan sanitasi. Pemerintah Pusat juga mengharap kepada Pemerintah Kota maupun Kabupaten Pasuruan untuk menyisihkan 2% anggarannya khusus untuk sanitasi dan pengelolaan air bersih,” jelas Maidi di hadapan seluruh para tamu undangan.

Lebih lanjut Maidi mengutarakan, Program USAID sudah berjalan selama 1,5 tahun dan akan berakhir pada tahun 2016 mendatang. Pasuruan mendapatkan alokasi 3 ponpes, diantaranya Ponpes Ngalah Purwosari, Ponpes Al Hidayah Sukorejo, dan Ponpes Bayt Al Hikmah Kota Pasuruan. Selain untuk ponpes, Program USAID juga diperuntukkan untuk 11 desa/kelurahan di Kota maupun Kabupaten Pasuruan.

“Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah pusat seperti edukasi untuk masalah air bersih dan sanitasi, kemudian media dakwah kreatif serta pembentukan jaringan kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Semuanya berkaitan dengan masalah sanitasi dan pengelolaan air bersih,” ungkapnya. (emil)

Ket.: berita di atas diambil dari postingan website resmi Pemerintah Kabupaten Pasuruan (http://www.pasuruankab.go.id/berita-2371-resmikan-sanitasi-dan-mck-khusus-santri.html).

Tentang Kami

Pondok Pesantren Ngalah.
Jl. Pesantren Ngalah No. 16 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan
Jawa Timur Kode Pos 67162

Telp./Fax. (0343) 0343 611250; E-Mail:

Connet With Us