Pesantren Ngalah Terapkan E-Learning Dalam Pengajian Kitab Asmawi

Ngalah.Net - Model pengajian kitab Asmawi yang diasuh oleh Ustadzah Nurma Yuwita (Wakil Kepala Pusat Pondok Putri), memang sangat berbeda dan langka untuk diimplementasikan di lembaga pesantren, khususnya pesantren model salaf. Namun di tangan kepala Pondok Pesantren Ngalah Putri, pengajian Kitab klasik yang mengupas ilmu nahwu itu, dikemas menjadi asyik untuk dipelajari kalangan santri. Sebuah model pembelajaran mengunakan fasilitas media digital internet diterapkan, tanpa harus meninggalkan model pembelajaran klasik pesantren.

Proses Pengajian Kitab Asmawi

Santriwati sedang mengikuti pengajian Kitab Asmawi model E-Learning

Dalam aplikasinya, mula-mula santri dibentuk berkelompok, lantas diberi tugas menelaah Kitab Asmawi, seraya menyederhanakan dalam wujud peta konsep. Kemudian peta konsep inilah nanti yang di upload di internet melalui akun edmodo (salah satu media aplikasi E-Learning). Ketika peta konsep tersebut dianggap layak, maka pemiliknya harus belajar menjadi guru ­bandongan dan mempresentasikan di hadapan santri lainnya dengan mengunakan media LCD proyektor. Dan praktek semacam ini merupakan kegiatan rutin, istiqomah dilaksanakan setiap Kamis Ba’dah Subuh di Masjid Darut Taqwa.

Ustdz. Nurma sengaja menerapkan model E-learning di pesantren Ngalah, dengan beberapa pertimbangan. Disamping memanfaatkan adanya warnet santri juga agar konsep tersebut bisa bermanfaat bagi orang banyak, seperti apa yang disampaikan saat di temui: “Saya tidak ingin santri itu hanya bisa baca kitab, tapi selain baca kitab saya ingin mereka kreatif, bisa membuat peta konsep, lah peta konsep ini bisa dinikmati orang banyak, tidak diri mereka sendiri, paling tidak satu grup bisa diterima. Akhirnya, setelah dapat ide edmodo ini tak suruh aja masukan ke edmodo”.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan tersebut juga mengungkapkan jangka panjang model E-learning tersebut. Ketika seluruh peta konsep terkumpul, harapannya dapat dijadikan “Buku Peta Konsep Kitab Asmawi” sehingga dapat bermanfaat bagi generasi selanjutnya yang sampai saat ini kajian ilmu nahwu masih menjadi momok di kalangan santri. Oleh sebab itu pengajian kitab klasik ini dikemas menjadi asik, agar menumbuhkan semangat belajar nahwu di kalangan santri.

Keasikan mengikuti model pembelajaran semacam ini juga diungkap oleh Syifaul Jinan. Menurutnya model pembelajaran E-learning lebih memudahkan santri dalam memahami kitab, mengundang suasana yang berbeda dan seru. “menurut saya lebih memudahkan proses belajar mengajar, lebih seru dan lebih mengundang suasana yang berbeda. Tutur Santriwati yang setia mengikuti E-learning. (Muslim)

Tentang Kami

Pondok Pesantren Ngalah.
Jl. Pesantren Ngalah No. 16 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan
Jawa Timur Kode Pos 67162

Telp./Fax. (0343) 0343 611250; E-Mail:

Connet With Us